LEMSAKTI adalah lembaga yang dibentuk/disahkan oleh Pemerintah untuk mengelola sumbangan keagamaan yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto dalam perhitungan pajak penghasilan

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEEMPAT ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1983 TENTANG PAJAK PENGHASILAN

Pasal 9 ayat (1) Untuk menentukan besarnya Penghasilan Kena Pajak bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap tidak boleh dikurangkan:

g. harta yang dihibahkan, bantuan atau sumbangan, dan warisan ... , kecuali... sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia, yang diterima oleh lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah, yang ketentuannya diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Pemerintah;

Minggu, 24 Maret 2013

ANDA SUDAH MENDAPATKANNYA


ANDA SUDAH MENDAPATKANNYA

Pada suatu saat, apakah diingat dengan jelas atau tidak, Anda sebagai seorang Kristen pernah memiliki pertemuan ajaib dengan Tuhan yang mengubah hidup Anda selamanya. Seketika, Anda sudah menerima "pengetahuan wahyu" yang berlanjut  hingga Anda masih mencoba untuk memahami dan berkomunikasi tentang itu hingga saat ini. Pengetahuan seperti ini tidak datang melalui saluran normal studi dan pendidikan, melainkan dari Roh Allah secara supranatural disampaikan kepada Anda.

Ketika Anda datang dan bertemu dari hati ke hati dengan Tuhan, Anda hanya tahu hal-hal tentang Dia secara intuitif. Intuisi itulah cara komunikasi yang dipakai Tuhan melalui roh Anda. Salah satu wahyu telah menjadi andalan untuk apa yang Tuhan telah anugerahkan dalam hidup Anda, dan itu salah satu kebenaran yang paling penting dan mendasar dari Injil. Kalau Anda belum menyadarinya, itulah yang perlu Anda cari tahu.

Pengetahuan seperti itu menegaskan bahwa Tuhan telah melakukan bagian-Nya. Ketika Yesus berseru "Sudah selesai" (Yohanes 19:30), Dia menegaskan arti hanya itu, sudah selesai. KaryaNya di bumi sudah dilakukan. Penebusan adalah sudah lengkap. Dia menyediakan segala sesuatu yang kita bisa merasa perlu. Anda tidak menunggu-Nya untuk memberi, Dia menunggu kita untuk menerima atau mengambilnya.

Kitab Efesus ditulis dari perspektif segalanya sudah menjadi milik kita di dalam Kristus. Ini dimulai di Efesus 1:3 dengan mengatakan,
"Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang telah memberkati kita dengan segala berkat rohani di dalam sorga dalam Kristus".

Setiap berkat yang bisa Anda butuhkan atau inginkan dari Tuhan bukanlah sesuatu untuk diperjuangkan, tetapi sesuatu yang sudah Anda miliki. Tuhan membuat ketentuan bahwa sudah tersedia untuk Anda sebelum Anda memiliki kebutuhan. Ini hanya masalah sederhana: menerima apa yang telah disediakan. Ini menuntut pengetahuan atau pemahaman dan iman atau keyakinan dari Anda.

Manfaat memahami dan menjadi yakin ini sangat besar. Ini membunuh legalisme dan mentalitas kinerja, yang berarti mengambil beban besar dari Anda. Bagaimana bisa Anda meragukan bahwa Allah akan memberikan sesuatu kepada Anda, jika Dia sudah memberikan sesuatu itu kepada Anda?

Seorang hamba Tuhan bernama Andrew Wommack bersama istrinya Jamie, ketika pertama kali menggembalakan gereja kecil di Seagoville, Texas, pada tahun 1973, mereka sangat miskin bahkan tidak memiliki Alkitab lengkap. Andrew telah mengambil wajib militer ke Vietnam dan hasilnya adalah semua miliknya, dan seluruh buku yang pernah dia miliki hilang. Dia memutuskan beriman untuk memiliki Alkitab baru. Iman seperti itu bukanlah pilihanan, itu adalah suatu keharusan. Dia harus mulai melihat hasilnya di suatu tempat dan itu di sini. Dia akan mendapatkan sebuah Alkitab baru atau mati-matian berusaha. Jika dia tidak bisa mengimani Tuhan menyediakan uang sebesar $ 20 untuk mendapatkan sebuah Alkitab, bagaimana dia bisa mengimani-Nya untuk melayani orang-orang tentang hal-hal yang kekal?

Iblis tahu betapa pentingnya Alkitab ini bagi mereka, dan iblis berperang melemahkan mereka. Mereka butuh berbulan-bulan untuk mendapatkan cukup uang ekstra untuk membeli Alkitab yang menjadi "gigi dan kuku" bagi kehidupan mereka. Selama waktu itu, setiap sepuluh menit berlalu mereka harus berurusan dengan beberapa pemikiran dari ketidakberimanan. Iblis mengatakan kepada mereka, "Kamu tidak akan pernah mendapatkannya. Hamba Tuhan apaan kamu! Kamu bahkan tidak memiliki Alkitab secara keseluruhan! Bagaimana bisa kamu berdoa bagi orang untuk diselamatkan atau disembuhkan, bila kamu tidak bisa berdoa dan mendapatkan Alkitab baru?" Terjadi Pertempuran yang intens.

Akhirnya datanglah Hari ketika mereka punya uang. Mereka membeli Alkitab merek-baru, mereka memiliki nama yang terukir di atasnya, dan berjalan keluar dari toko dengan menentengnya di bawah lengan. Mereka telah menang! Dan Anda tahu apa yang terjadi? Seketika, keraguan mereka berhenti. Mereka telah berjuang menyingkirkan pikiran negatif terus-menerus selama berbulan-bulan. Tapi begitu mereka punya Alkitab, mereka tidak pernah meragukan bahwa mereka akan mendapatkannya. Itulah hasil pengetahuan dan iman. Mulai dengan mendapatkan sebuah Alkitab.

Anda mungkin berpikir, Tentu saja Anda tidak meragukan setelah Anda memilikinya. Itu akan menjadi gila! Itulah poin Anda. Pernahkah Anda berdoa untuk disembuhkan dan kemudian di pikiran berikutnya Anda bertanya-tanya apakah Anda akan pernah benar-benar bisa disembuhkan? Itu karena Anda tidak melihat penyembuhan sebagai sesuatu yang telah dilakukan tetapi sebagai sesuatu yang belum dicapai.

I Petrus 2:24 b berkata,
"Dengan bilur-bilurNya kamu telah sembuh".

Ini kesepakatan sudah dilakukan. Sebenarnya tidak benar untuk berdoa meminta kesembuhan. Sebaliknya, kita harus bersyukur menerima kesembuhan karena Tuhan telah menyediakannya. Ada perbedaan antara berjuang supaya sembuh dan berjuang karena kita telah disembuhkan. Perbedaan itu adalah perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan.

Dalam Efesus 2:8, Paulus berkata, "Sebab karena kasih karunia atau anugerah kamu diselamatkan oleh iman, dan itu bukan hasil usahamu."

Kita tidak diselamatkan oleh kasih karunia atau dengan iman, kita diselamatkan oleh kombinasi dari keduanya. Sebenarnya, iman bukanlah iman alkitabiah yang benar kecuali iman yang digunakan dalam menerima apa yang Tuhan telah sediakan oleh kasih karuniaNya.

Grace atau anugerah atau kasih karunia adalah apa yang Tuhan telah lakukan bagi kita, terlepas dari sikap dan perilaku atau nilai atau pandangan atau pendapat pada bagian kita. Jika “berkat yang kita terima” itu terkait dengan beberapa kebaikan kita, beberapa balasan atau tindakan kita, maka itu bukanlah kasih karunia yang sebenarnya. Allah, oleh kasih karunia, telah memberikan segala sesuatu yang kita butuhkan.

Iman kita tidak menggerakkan Tuhan. Jika Allah belum telah-tergerak oleh kasih karunia-Nya, maka iman Anda tidak dapat membuat-Nya bergerak. Iman hanya merampas atau mengambil apa yang telah diberikan Allah oleh kasih karunia. Jika Dia sudah menyediakan kebutuhan Anda dengan kasih karunia-Nya, maka iman hanya respon positif Anda untuk apa yang Dia sudah-lakukan, bukan sesuatu yang Anda lakukan untuk mendapatkan agar Allah menanggapi Anda.

Dibutuhkan wahyu dari Roh Kudus untuk membuat kebenaran menjadi hidup di dalam hati dan pikiran Anda. Banyak orang tidak bisa memahami hubungan antara iman dan kasih karunia, karena mereka terjebak dalam pancaindra mereka. Jika mereka tidak dapat melihatnya, merasakannya, menciumnya, menyentuhnya, atau mendengarnya, mereka berpikir itu tidak ada. Oleh karena itu, ketika Anda mengatakan mereka telah sembuh, mereka memeriksa tubuh fisik mereka dengan panca indera mereka, dan jika mereka tidak melihat atau merasa sembuh, mereka mengatakan mereka tidak sembuh.

Banyak hal yang ada, yang kita tidak bisa merasakan dengan indra fisik kita. Misalnya, ada sinyal televisi dimanapun Anda berada sekarang. Anda tidak dapat melihat atau mendengar mereka, tetapi mereka ada. Semua hal yang harus Anda lakukan adalah menyalakan satu set televisi dan tune in ke sinyal, dan kemudian Anda akan melihat dan mendengar bahwa mereka memang ada, melalui layar televise Anda. Sinyal tidak memulai penyiaran saat Anda menghidupkan TV set Anda, itu sudah disiarkan sebelum Anda menyetel masuk. Hanya ketika Anda mulai menerima, Anda melihat sinyal dalam bentuk audio video dalam TV Anda.

Demikian juga, Tuhan telah memberkati Anda dengan SEMUA hal. Hidup Anda mungkin tidak mencerminkan itu, tapi itu bukan karena Tuhan tidak memberi, itu karena Anda belum menerima.

Jika televisi Anda tiba-tiba menayangkan gambar dan suara kosong, apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda segera menghubungi stasiun TV dan mendesak mereka untuk memperbaiki pemancar mereka? Kami rasa tidak. Anda akan memeriksa TV set Anda terlebih dahulu.

Namun dalam dunia spiritual, orang-orang Kristen terus-menerus berteriak kepada Tuhan dan meminta-Nya untuk memperbaiki pemancar-Nya dan bukan meminta-Nya untuk bekerja pada fungsi penerima mereka. Jika mereka tidak melihat manifestasi instan penyembuhan mereka, mereka otomatis hanya mengira bahwa Allah tidak menyembuhkan mereka. Mereka jarang memperhitungkan bahwa mungkin bagian penerimaan mereka itulah masalahnya.

Daniel berdoa dua doa dalam Daniel 9 dan 10. Dia melihat jawaban doa pertama sementara ia masih berdoa, dalam waktu sekitar tiga menit. Namun dalam Pasal kesepuluh, itu membutuhkan tiga minggu sebelum ia melihat doanya dijawab. Beberapa orang akan berpikir, Mengapa Tuhan menjawab doa pertama dalam tiga menit dan doa kedua dalam tiga minggu?

Jawaban untuk pertanyaan itu adalah bahwa Tuhan tidak menjawab doa yang satu dalam tiga menit dan doa satu lainnya dalam tiga minggu, Ia menjawab doa-doa langsung. Dalam Daniel 9:23, malaikat Gabriel menjelaskan kepada Daniel bahwa pada awal doanya, Tuhan memberinya perintah untuk pergi menyampaikan jawaban doa Daniel. Namun Gabriel butuh sekitar tiga menit untuk sampai ke sana. Kemudian dalam Pasal kesepuluh, utusan yang datang ke Daniel mengatakan kepadanya bahwa pada hari pertama dari doa Daniel, Tuhan mengutus dia menyampaikan jawaban, tapi dia telah terhalang oleh kekuatan setan selama tiga minggu.

Allah tidak menunda-nunda dalam menjawab doa ini! Dia menjawab doa-doa langsung, tapi apa yang telah diperintahkan TUHAN dalam dunia spiritual terhalang dari memanifestasi dalam dunia fisik. Namun, jawabannya telah diberikan. Yang benar adalah bahwa Tuhan telah memberikan segala sesuatu yang kita butuhkan, tapi Pemeliharaan-Nya berlangsung di alam spiritual.

"Allah adalah Roh: dan mereka yang menyembah Dia harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran" (Yohanes 4:24).

Allah bergerak di bidang spiritual atau alam rohani. Apakah kita lihat terwujud atau tidak di alam fisik melalui panca indra, adalah apa yang telah dilakukan dalam alam rohani tidak tergantung pada pemberian-Nya, tetapi pada menerima Anda. Salah satu variabel atau faktor penghambat adalah oposisi setan. Namun, orang-orang memberikan kredit atau membesar-besarkan pengaruh cara setan terlalu banyak. Beberapa berpikir bahwa setan tidak pernah melewatkan trik. Mereka tidak yakin tentang kesetiaan Tuhan, tetapi mereka benar-benar yakin bahwa setan selalu ada untuk melampiaskan malapetaka.

Namun, iblis tidak melancarkan pukulan sepanjang waktu. Kadang-kadang manifestasi fisik dari apa yang Tuhan telah lakukan datang dengan sedikit usaha. Lain kali bisa ditunda, bukan karena Allah membuat perubahan, tetapi karena iblis kadang-kadang menjadi penghalang. Lain kali, ada oposisi setan utama yang menghambat perwujudan apa yang diperintahkan Allah.

Kita harus tahu bahwa Allah telah melakukan bagian-Nya dan bahwa keterlambatan dalam manifestasi yang Anda rasakan bukan kesalahan-Nya. Itu akan membuat kita teguh dalam iman. Ingatlah bahwa iman adalah respon positif kita untuk apa yang Tuhan telah lakukan oleh kasih karunia.

Hal ini membawa kita untuk masuk peperangan rohani. Peperangan rohani ini adalah topik panas di tubuh Kristus. Tapi menurut  pembelajaran dari Alkitab, peperangan rohani adalah ajaran yang paling disalahgunakan dalam pelayanan hari-hari ini. Gereja benar bahwa setiap orang dari kita terlibat dalam peperangan rohani. Menyangkal pertempuran tidak menghentikannya-itu hanya menjamin bahwa Anda akan kehilangan. Tapi Setan satu-satunya kekuatan yang ada adalah penipuan.

Setan tidak memiliki kekuatan atau otoritas fisik kecuali apa yang kita berikan kepadanya ketika kita menyerah pada kebohongannya. Itu pernyataan radikal yang benar-benar bertentangan dengan ajaran populer peperangan rohani. Banyak orang Kristen menyatakan bahwa kekuatan setan yang mengendalikan orang dalam perbudakan. Pendapat lain bahwa cara untuk menerobos atau melepaskan dari kungkungan Setan adalah untuk berdoa-syafaat, mengikat kekuatan-kekuatan jahat, dan membebaskan orang-orang. Ajaran-ajaran itu bukan apa yang Firman Tuhan ajarkan.

Alkitab mengatakan,
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." (Yohanes 8:31,32).

Tetap dalam firman, benar-benar murid Yesus akan mengetahui kebenaran adalah apa yang membuat orang bebas, bukannya mengikat iblis dalam doa. Tidak ada satu model Alkitabiah untuk peperangan rohani dengan cara yang diajarkan oleh banyak gereja hari ini, terutama gereja pantekosta dan kharismatik. Baik Yesus maupun murid-murid-Nya tidak pernah mengirim tim prajurit doa ke kota manapun untuk mempersiapkan iklim spiritual. Mereka tidak pernah termotivasi agar tubuh orang beriman untuk menghabiskan seumur hidup mereka mengikat kekuatan setan. Ini adalah hal yang sangat kontroversial dan salah satu yang Anda tidak punya waktu untuk berurusan dengan benar dalam tulisan ini. Gelap tidak perlu diusir, tetapi pancarkanlah terang maka kegelapan akan hilang.

Jika Anda tidak mengalami kelimpahan yang Anda tahu bahwa Tuhan ingin Anda miliki, maka kami dapat menjamin Anda bahwa wahyu yang Anda butuhkan adalah yang disampaikan dalam pesan tulisan ini. Ini adalah jenis pengajaran yang Anda akan inginkan dan perlu perdalami lagi sampai menjadi wahyu pengetahuan yang benar untuk Anda.

Pesan ini selamanya akan mengubah cara Anda berpikir tentang menerima berkat-berkat Tuhan. Ini adalah pengetahuan tentang kebenaran yang akan membebaskan Anda untuk menerima dari Tuhan. Berkat itu sudah tersedia: ambillah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar