LEMSAKTI adalah lembaga yang dibentuk/disahkan oleh Pemerintah untuk mengelola sumbangan keagamaan yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto dalam perhitungan pajak penghasilan

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEEMPAT ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1983 TENTANG PAJAK PENGHASILAN

Pasal 9 ayat (1) Untuk menentukan besarnya Penghasilan Kena Pajak bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap tidak boleh dikurangkan:

g. harta yang dihibahkan, bantuan atau sumbangan, dan warisan ... , kecuali... sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia, yang diterima oleh lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah, yang ketentuannya diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Pemerintah;

Rabu, 18 Januari 2017

RANCANGAN TUHAN KITA TANGKAP MELALUI MIMPI DAN VISI

RANCANGAN TUHAN KITA TANGKAP MELALUI MIMPI DAN VISI

[Author: Pdt. Dr. Jacob Nahuway, MENTOR: Rev.Dr. Mahli Sembiring, Facilitator: INDOLEADER]

28. "Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.
3. Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.

Pokok Pemahaman:
1. Mimpi dan visi besar dari  Allah kita tangkap saat kita berdiam diri
  • Berdiam diri artinya: bergantung pada iman bukan panca indra, dengan lapang dada menerima apapun yang Tuhan ijinkan terjadi dalam kehidupan kita dengan rasa syukur, mampu menyimpan rahasia Allah dan sesama, sadar dalam sengsara dan tekun dalam doa. 
2. Mimpi dan visi besar kita dapatkan ketika berdoa (berkomunikasi dengan Allah) terus menerus:
  • Allah menggunakan doa sebagai sarana menjawab cara memenuhi segala keperluan kita dengan menunjukkan hal-hal yang besar yang serba rahasia.
  • Tuhan memanggil seseorang melalui doanya dan memberitahukan Rencana Allah bagi manusia dan dunia ini.
  • Tuhan Yesus Kristus sebagai contoh, teladan, dan model kita mengajarkan supaya kita tetap berdoa.
  • Dengan kesabaran menanti dalam doa berkelanjutan, Allah siap memberikan dan mengungkapkan keinginan hati-Nya bagi kita.
  • Supaya doa dan komunikasi kita lancar dengan Allah, kita harus mengatasi dan menyingkirkan hawa nafsu, kesombongan dan memperbaiki serta menjaga hubungan baik dengan sesama.


Allah berjanji bahwa Ia akan menjawab setiap doa (seruan) umat-Nya dan memberitahukan kepada mereka hal-hal yang besar dan tidak terpahami, yakni hal-hal yang belum mereka ketahui. Visi dan mimpi adalah alat utama yang dipergunakan Tuhan menyampaikan pesan dan perintahnya kepada seseorang.
Mimpi ada bermacam-macam:(1) mimpi membersihkan kotoran dari jiwa kita - sering disebut kembang tidur, (2) mimpi membakar dosa-dosa kita, seperti dapur peleburan, sehingga hati kita benar dan lapang berjalan bersama Kristus, (3) Mimpi nubuatan tentang diri kita senidiri: menyingkapkan Rancangan Allah kepada diri kita di masa yang akan datang,(4) Mimpi nubuatan untuk peristiwa di luar diri kita. Mimpi, seperti Firman Tuhan, harus ditafsirkan artinya, terutama yang menyangkut nubuatan, baik untuk diri kita sendiri maupun untuk peristiwa di luar diri kita. Untuk menafsirkan arti mimpi, ada ilmunya, tetapi juga dapat diminta kepada Allah: karunia menafsirkan mimpi. Mimpi dan visi harus ditafsirkan karena sering muncul dalam bentuk simbol-simbol, seperti layar bioskop.
Hampir semua tokoh-tokoh Alkitab mengalami mimpi untuk menunjukkan bahwa mereka adalah orang-orang luar biasa yang dipilih oleh Allah. Contoh Abraham, Yusuf anak Yakub, Daniel, Yusuf ayah Yesus, Para Rasul: Petrus, Paulus, Yohanes, dll.
Mimpi Besar muncul ketika kita berdoa.
Saat berdoa Allah menyatakan perkara-perkara besar dan rahasia bagi manusia. Ketika Para Rasul berkumpul berdoa, terjadilah pencurahan Roh Kudus. Perkembangan Gereja terjadi karena doa. Saat memilih Pemimpin mereka berdoa. Saat menghadapi penganiayaan, mereka berdoa.Dalam melaksanakan mujizat, mereka berdoa.
Namun, tidak semua doa terjadi seperti yang kita minta. Doa yang benar-benar mewujudkan impian besar kita adalah doa yang lahir dari kerinduan Tuhan di dalam hati kita, sehingga kita mengucapkan atau mengkonfirmasi apa yang Tuhan kehendaki terjadi dalam hidup kita. Bila bukan untuk Tuhan, tetapi doa yang didasari pemuasan hawa nafsur, doa yang didasari kecongkakan atau kesombongan, dan doa kita ketika hubungan dengan sesama rusak, tidak akan pernah dijawab oleh Allah. Kita tidak bisa mempermainkan Allah. Artinya, Allah tidak akan memenuhi apapun permintaan kita, kalau permintaan itu bukan untuk memuliakan Allah.
Berdiam diri artinya, membiarkan rancangan dan kehendak Tuhan yang terjadi pada kita. Rancangan dan kehendak kita, kita matikan, sehingga Allah bebas beracara dalam diri kita. Berdiam diri, berarti, kita mampu menyimpan rahasia Tuhan. Rahasia hanya dapat diungkapkan pada waktu, dengan cara, dan oleh yang ditetapkan oleh Tuhan.
Ketika visi dan mimpi sudah berwujud dan menunjukkan arah ke tujuan yang telah jelas dalam hati dan pikiran kita selama bertahun-tahun, menjadi salah satu tanda bahwa mimpi besar kita, yang selama ini menjadi rahasia, sudah saatnya untuk disingkapkan. Penyingkapan rahasia ini untuk mendapatkan dukungan dan memobilisasi sumber daya dari sesama untuk membuatnya terwujud lebih cepat. Namun ingat, ketika Anda mengumumkan mimpi besar Anda, selalu berlaku hukum polaris: yaitu ada yang setuju dan semangat mendukung Anda, ada yang langsung menolak dan menentang Anda, ada yang diam mengikuti arah angin berhembus. Namun, sekali lagi, kuatkan hati dan semangat Anda, tangan Tuhan tidak lepas dalam menuntun kita mewujudkan impian besar. Mungkin Anda harus mengalami banyak hal, yang tidak Anda duga, baik yang menyenangkan maupun yang mematikan semangat sama sekali. Tetapi, tetaplah bertahan. Tetaplah sabar dan berdiam diri di hadapan Tuhan. Sikap kita dalam berdiam diri adalah pertanda bahwa Tuhan sedang bekerja. Biarkan Tuhan menyelesaikan bagiannya, nanti kita melaksanakan bagian kita.

Yang berminat menguasai lebih lanjut / mentor / pendampingan / nara sumber /pembicara / pengkhotbah silahkan sampaikan melalui email: lemsakti@gmail.com  atau Isi Formulir Kontak di kolom sebelah kanan atau klik dan isi contact us di  http://www.lemsakti.com/contact-us.php .  Pelayanan online kami silahkan kunjungi: http://www.lemsakti.com/ http://www.pembangunan.net/ http://www.konstruksimart.com/  https://www.muki-online.com/ 

  



Tidak ada komentar:

Posting Komentar