LEMSAKTI adalah lembaga yang dibentuk/disahkan oleh Pemerintah untuk mengelola sumbangan keagamaan yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto dalam perhitungan pajak penghasilan

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEEMPAT ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1983 TENTANG PAJAK PENGHASILAN

Pasal 9 ayat (1) Untuk menentukan besarnya Penghasilan Kena Pajak bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap tidak boleh dikurangkan:

g. harta yang dihibahkan, bantuan atau sumbangan, dan warisan ... , kecuali... sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia, yang diterima oleh lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah, yang ketentuannya diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Pemerintah;

Rabu, 10 November 2021

DEKADE PERTAMA PELAYANAN LEMSAKTI

DEKADE PERTAMA PELAYANAN LEMSAKTI

Pendirian LEMSAKTI

Tujuan: 

mewujudnyatakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan kemanusiaan yang adil dan beradab.

 

Pencapaian:

perlakuan yang sama adil kepada semua agama yang diakui di Indonesia khususnya dalam memperlakukan dana sosial keagamaan (Kristen: persembahan, persepuluhan, sumbangan keagamaan) sebagai pengurang penghasilan bruto dalam perhitungan pajak penghasilan (tax deductible expenses).

 

Latar Sejarah

Dasawarsa atau dekade adalah unit waktu yang terdiri dari 10 tahun. Untuk LEMSAKTI dekade pertama pelayanan dihitung sejak diterbitkannya Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor: PER - 33/PJ/2011 tanggal 11 Nopember 2011 tentang Badan/Lembaga yang dibentuk atau disahkan oleh Pemerintah yang Ditetapkan sebagai Penerima Zakat atau Sumbangan Keagamaan yang Sifatnya Wajib yang Dapat Dikurangkan Dari Penghasilan Bruto.

Namun, sebelum secara resmi menjalankan operasi pelayanannya, LEMSAKTI memiliki sejarah pendirian yang relative panjang untuk ukuran lembaga seperti ini. Adalah menarik bagi orang percaya, bahwa semua perjalanan hidupnya, dimulai sejak lahir hingga mencapai garis akhir dalam pertandingan yang baik memelihara iman, semuanya dilakukan oleh dari dalam dan untuk Tuhannya, Yesus Kristus. (2 Tim 4:7) Secara umum setiap orang dituntut untuk memenuhi panggilan hidupnya. (Kej 1:26-31; 2:15,  1 Petrus 2:9, Amsal 16:4, Efesus 2: 10, Yer 29:11, Roma 8:28, Mat 28:18-20, Titus 3:7, Roma 15:13, dll).  Bagi LEMSAKTI sendiri, perjalanan itu bersatu dan menyatu dengan orang yang dipanggil dan ditetapkan Tuhan sendiri untuk memulai dan memeliharanya. Sejak awal ratusan orang yang sudah mengambil peran dalam perjalanan LEMSAKTI, tetapi bagi mereka, itu hanya persinggahan sementara. Mereka muncul pada waktunya, kemudian menghilang tanpa pesan dan tanpa kesan, tapi masih ada jejaknya. Namun, bagi orang yang benar-benar dipanggil dan dipilih Tuhan untuk melayani dalam dan bersama LEMSAKTI, akan selalu ada. Merujuk pendapat Ralph More, Hope Chapel, tokoh Gereja Level 5 dalam Tumbuh Kembang; bahwa dalam setiap organisai atau gerakan yang bertahan dan mampu memenuhi tujuan keberadaannya haruslah ada seorang monomaniac, seseorang yang dengan segala perjuangan dan pengorbanan mempertahankan organisasi itu ada untuk memberikan yang terbaik bagi orang-orang yang berhak mendapatkan berkat darinya.

Monomaniac, sering dipandang keluar dari mainstream, pandangan yang diperlakukan benar pada masanya. Itu dimulai dengan Yesus sendiri, ketika keluarganya sendiri menganggapnya gila. (Markus 3:21). Tapi menurut Curry Blake, penerus John Graham Lake, haruslah ada orang menjadi extraordinary dari ordinary people. Orang Kristen harus manjadi luar biasa, jangan hanya menjadi manusia biasa, seperti manusia dunia lainnya. Bahkan banyak yang menulis bahwa orang gila cenderung lebih sukses daripada orang normal. Contoh Elon Musk, orang terkaya dunia saat ini dianggap gila, karena ide dan tindakannya dalam SpaceX dan Tesla, bersedia mengambil risiko radikal untuk memperbaiki kehidupan manusia.  LEMSAKTI tentu masih sangat jauh dari itu, tidak layak diperbandingkan dalam signifikansinya, namun cukup menginspirasi karena melalui prinsip prosedur perjalanan yang sama.

Dalam perjalanan hidup, panggilan hidup seseorang sering seperti menyusun puzzle. Yang lebih ironinya adalah ketika kita sudah dihadapkan dan terlibat langsung menyusun puzzle tanpa mengetahui gambaran apa yang harus kita susun dan tuju. Ini banyak dihadapi orang yang kemudian menduduki posisi tertentu. Komentarnya: “aku tidak menyangka dan tidak pernah bermimpi untuk apa yang aku terima saat ini”. Ketika posisi sudah ditangan, baru sadar, ternyata apa yang selama ini dijalani adalah jalur menuju pemenuhan panggilan hidup. Ini juga yang dihadapi oleh Mahli Sembiring, ketika menjalani kehidupan bersama LEMSAKTI.

Perjalanan hidup itu dimulai ketika menghadapi pilihan di Fakultas dan Jurusan apa yang akan dipilih saat selesai SMA. Tuhan sudah mengatur bahwa kehidupan yang dijalaninya selalu ada dalam pelayanan Tuhan (Gereja, Persekutuan Doa, Organisasi Nir Laba lainnya). Kakak pembimbing di Persekutuan Doa semasa SMA menganjurkan memilih jurusan Akuntansi di Fakultas Ekonomi. Ya, dengan latar belakang orang kampung, tidak tahu soal itu. Ikut saja arahan senior. Maka lebih lima tahun berikutnya kemudian sudah menjadi Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi dari Universitas Sumatera Utara, Medan.

Selanjutnya, bekerja di Kantor Akuntan Publik dan Konsultan Pajak. Ketika bekerja di grup perusahaan yang fokus di bidang perpajakan, menjadi seorang General Manager, mendudukkannya menjadi Pemimpin Perusahaan Jurnal Perpajakan Indonesia (JPI). Di JPI membawa pertemuan dengan kalangan Ditjen Pajak dan Konsultan Pajak lainnya. Saat itu berjalan Reformasi Perpajakan Periode 2002-2010.  Para Pejabat yang bertanggung jawab menjalankan reformasi perpajakan waktu itu tergabung sebagi Editor di JPI. Mahli Sembiring menyampaikan usulan agar dalam reformasi perpajakan ini benar-benar diwujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Saat itu tahun 2004, bahwa hanya zakat yang dibayarkan ke Baznas diakui sebagai pengurang dalam perhitungan penghasilan bruto. Jadi, usulan konkritnya agar semua dana sosial keagamaan atau sumbangan keagamaan oleh agama apapun dapat dibiayakan dalam perhitungan pajak penghasilan. Usulan 2004, hasilnya terakomodasi di penyesuaian UU PPh 2008. Tapi, masih harus menunggu dua tahun lagi, menunggu Peraturan Pemerintah terbit. Dengan terbitnya PP No. 60 Tahun 2010 membuka jalan bagi berdirinya LEMSAKTI.  

2010 Semester awal Mahli Sembiring sudah membuka Kantor Konsultan Pajak secara resmi di Jakarta. Di suatu senja di kantor sendirian, mendapatkan penglihatan dari Tuhan yang diyakininya mendengarkan perintah khusus “kamu harus melayani di sekitar kekuasaan”. Merenung, apa maksudnya? Kemudian terpikir Partai Damai Sejahtera (PDS), dan saat itu juga langsung menghubungi Sekretariat PDS.  Beberapa hari kemudian sudah didapat kesepakatan dengan Dr Denny Tewu, Ketua Umum PDS untuk mendirikan sayap organisasi yang diberi nama Jaringan Usaha Sejahtera disingkat JUS. Dalam semester kedua 2010 saat MUNAS PDS di Medan, ada pertemuan antara JUS dengan Ditjen Bimas Kristen, Dr Saur Hasugian. Pertemuan selanjutnya berlangsung di Ditjen Bimas Kristen, Kementerian Agama, Lapangan Banteng. Akhir 2010 oleh Dirjen dibuatkan Surat Tugas kepada Tim berjumlah 5 orang untuk meneliti, menelaah, membuat konsep, mempersiapkan pendirian lembaga yang dimaksud. Proses ini berlangsung sekitar setahun (2010-2011) sampai akhirnya LEMSAKTI beroperasi melayani.


KARYA

Selama 10 tahun melayani, apa karya konkrit LEMSAKTI? Pasti ini yang dipertanyakan banyak pihak. Secara singkat kami sampaikan disini:

Tempat Operasional Pelayanan.

2011-2013 Kantor Kementerian Agama RI Jl MH Thamrin 6 Jakarta Pusat.

2014-2015 Jl Kayu Mas Tengah V/G.7-9 Jakarta Timur

2016 dst     pelayanan online: www.lemsakti.net


ANGKA CAPAIAN:

 Keuangan Langsung dari Pendonor/Offering (Dedicated)

Organisasi yang dilayani (Gereja, Yayasan, Persekutuan, Panti) dst: 3000an

Jiwa (orang) yang dilayani melalui organisasi: 1.500.000an

 

Program Indonesia Mengasihi (PIM)

Penyaluran melalui mitra yang dipilih langsung pendonor mewujudkan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk ribuan jiwa akibat bencana alam di berbagai daerah Indonesia.

Promotor untuk mendorong pengambilan tindakan oleh Pemerintah/instansi terkait dalam penyelesaian permasalahan yang dihadapi para pengungsi yang menjadi korban akibat letusan Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara. Kegiatan meliputi survey dan observasi langsung ke lokasi & para pengungsi, mengkaji dan menyusun proposal penyelesaian masalah para pengungsi, melobby dan menyampaikan proposal ke Pemerintah/Daerah terkait, melakukan Rapat Dengar Pendapat yang diselenggarakan oleh DPD RI antara Masyarakat Terdampak/terkait dengan 10 Kementerian/Lembaga Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Karo, melakukan pertemuan mulai dari tingkat Kepala Desa sampai Kantor Staf Presiden.

 

Program Indonesia Sejahtera (PIS)

Mengikutsertakan LEMSAKTI sebagai Mitra Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam Pencapaian Tujuan-Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Mensponsori pembentukan World Evangelical Alliance Business Coalition Indonesia (WEABCID) dengan penunjukan Mahli Sembiring untuk National Coordinator Indonesia dan membangun website di https://churchgrowdevelop.business/.

Melakukan riset dan pengembangan perumahan terjangkau dalam wadah SEMHOME dan membangun jejaring dengan dunia internasional. Saat ini menyediakan lahan ukuran >100 meter per segi per kavling untuk warga di Cogrek, Parung, Bogor, Jawa Barat.

Melakukan riset dan pembiayaan untuk usaha mikro di bidang pertanian dalam wadah SEMFARM dan memasarkannya melalui Tokopedia/Herbal Mami dan Shopee/Herbalmami69

Melakukan riset dan praktik trading saham dan Investasi di Bursa Efek Indonesia bekerja sama dengan para trader yang bergabung dalam berbagai Perusahaan Sekuritas.

Memfasilitasi para pemuda untuk memulai dan mengembangkan usaha online dalam bentuk ekonomi kreatif dan digital.

Memfasiliasi wirausaha untuk menjadi Mitra BULOG untuk penyaluran sembako.

Memfasilitasi wirausaha untuk menjadi Agen Bank dalam rangka inklusi keuangan.

Menyediakan jasa konsultasi dan mentor untuk berbagai kebutuhan bisnis dan keuangan mulai skala mikro menjadi startup sampai go public (IPO), dan membuka peluang pendanaan startup oleh Angel Investor baik dari dalam maupun luar negeri.

Mengkoordinir para usaha mikro bidang kuliner dengan membuka pasar dan pembinaan dengan difasilitasi oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (SMESCO) dan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi DKI Jakarta.

Menyediakan pelatihan dan pendampingan untuk kewirausahaan dan pembangunan bisnis.

Pilot project kemitraan budidaya dan pengolahan porang.

 

Program Indonesia Cerdas (PIC)

Secara rutin menyediakan sumber pengetahuan melalui blog www.lemsakti.net dan www.kerajaanbiblikal.com yang telah dikunjungi oleh ratusan ribu kali. Juga dilengkapi dengan kanal youtube Bible Kingdom, ECLUB, dan SEM FARM serta facebook, ig dan twitter.

Melakukan pelatihan penggalang dana dan telah memberikan tanda lulus berupa Certified Fund Riser (CFR) untuk ratusan orang yang dibiayai oleh Dana Bantuan Sosial Pemprov DKI Jakarta.

Menyelenggarakan SEKOLAH LEMSAKTI: PENDIDIKAN TINGGI NON-FORMAL

BELAJAR SENDIRI GRATIS, KAPAN SAJA, DI MANA SAJA, TANPA DINDING, TANPA SEKAT. TINGGAL BACA ATAU COPY PASTE SEMUA PELAJARAN. Sudah dimanfaatkan oleh ribuan orang dari seluruh wilayah Indonesia.

I. SEKOLAH KERAJAAN: dalam bentuk suara dan teks, atau klik link berikut:

II. SEKOLAH PELIPATGANDAAN GEREJA atau klik link

III. SEKOLAH PENGGANDA KRISTEN  
IV.  Kerjasama dengan Doulo Cristo Iyesu (DCI), Inggris:

·                Sekolah Penginjilan

·                Sekolah Misi

·                Sekolah Pemuridan

·                Sekolah Kepemimpinan

·                Sekolah Pertumbuhan Gereja

·                Sekolah Uang

·                Pelayanan Praktis bagi Kaum Miskin

·                Sekolah Ekonomi Kerajaan Allah

 

Program Indonesia Prima (PIP)

Melakukan riset dan pengembangan tanaman obat dan herbal yang berbahan baku Indonesia.

Menjadi fasilitator pembentukan Komunitas Pegiat Pencegahan Penyalahgunaan dan Pemberantasan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang difasilitasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk Masyarakat Kristen.

 

Program Indonesia Rohani (PIR)

Program ini dipadukan dengan Program Indonesia Cerdas (PIC).

Mengkhususkan pelayanan dalam Tumbuh Kembang Gereja didukung oleh WEABCID: berupa pelatihan, magang, pembiayaan church planting.

 

KENDALA YANG DIHADAPI

Belum tercapai skala ekonomi karena hambatan kelembagaan dan mindset keliru para pelaku usaha/wajib pajak yang belum bersedia memanfaatkan penghematan pajak yang disediakan oleh layanan LEMSAKTI. Pembiayaan operasional pelayanan masih disubsidi oleh pengelola.

 

KE DEPAN

Direncanakan untuk memperbaiki kelembagaan supaya memiliki kelincahan untuk bergerak dan tumbuh kembang seoptimal mungkin dalam memberikan pelayanan yang lebih baik sesuai ketentuan aturan perundangan yang berlaku.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar