LEMSAKTI adalah lembaga yang dibentuk/disahkan oleh Pemerintah untuk mengelola sumbangan keagamaan yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto dalam perhitungan pajak penghasilan

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN KEEMPAT ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1983 TENTANG PAJAK PENGHASILAN

Pasal 9 ayat (1) Untuk menentukan besarnya Penghasilan Kena Pajak bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap tidak boleh dikurangkan:

g. harta yang dihibahkan, bantuan atau sumbangan, dan warisan ... , kecuali... sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia, yang diterima oleh lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah, yang ketentuannya diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Pemerintah;

PICR SEKOLAH

PIC: PROGRAM INDONESIA CERDAS
PIR: PROGRAM INDONESIA ROHANI


SEKOLAH LEMSAKTI: PENDIDIKAN TINGGI NON-FORMAL

BELAJAR SENDIRI GRATIS, KAPAN SAJA, DI MANA SAJA, TANPA DINDING, TANPA SEKAT. TINGGAL BACA ATAU COPY PASTE SEMUA PELAJARAN.

I. SEKOLAH KERAJAAN: dalam bentuk suara dan teks, atau klik link berikut:



MODUL I: MENJADI GEREJA PENGGANDA LEVEL 5



III. SEKOLAH PENGGANDA KRISTEN  

IV. Sekolah berikut:

  • Sekolah Penginjilan
  • Sekolah Misi
  • Sekolah Pemuridan
  • Sekolah Kepemimpinan
  • Sekolah Pertumbuhan Gereja
  • Sekolah Uang
  • Pelayanan Praktis bagi Kaum Miskin
  • Sekolah Ekonomi Kerajaan Allah


Kerjasama Pelayanan dengan Doulo Christo Iesu (DCI) England dan North Caroline Christian University (NCCU)  USA, dan Komunitas Pelayanan Kristen Internasional.


Sekolah Penginjilan

1. Perkenalan
Penjelasan sederhana dan ringkas tentang pelatihan, isi dan cara memperoleh yang terbaik dari pelatihan ini.

2. Kabar Baik
Mengenal Allah; Yesus hidup, dan anugerah Allah; hidup sesudah kematian; kedatangan Kristus kedua kali, dan akhir zaman.

3. Bertanya kepada Allah
Doa yang menggerakkan hati Allah; menggerakkan kaki dan mulut kita, dan menyingkirkan musuh.

4. Poin-poin Persiapan tentang Keselamatan
Mengatasi ketakutan untuk bersaksi, dan mempersiapkan hati, isi pesan dan pendekatan kita kepada orang lain.

5. Gaya Hidup Penginjil
Jika kita mau melakukan apa yang dikerjakan Yesus pada waktu itu, maka orang-orang akan ditarik kepada Kristus dengan cara yang sama.

6. Dengan Berbagai Cara
Penginjilan yang efektif, menjadi sahabat orang-orang berdosa, menjadi peka, memiliki fokus, tahu di mana harus memulai.

7. Diperlengkapi
Memahami bagaimana Allah mendukung kesaksian Anda dengan kuasa Firman-Nya, Roh-Nya, dan lain-lain!

8. Tanda dan Mujizat
Tanda-tanda dan mujizat dari Allah membuat gereja mula-mula bertumbuh pesat, bagaimana dengan zaman sekarang?

9. Menyembuhkan yang Sakit
Kuasa Allah yang menyembuhkan dan cara melakukan pelayanan kesembuhan bagi orang yang sakit, fisik maupun emosi.

10. Mengusir Setan
Mengapa banyak orang dibelenggu kuasa jahat? Langkah-langkah untuk membawa mereka ke dalam berkat dalam nama Yesus.


Sekolah Misi

1. Perkenalan
Penjelasan sederhana dan ringkas tentang pelatihan, isi dan cara memperoleh yang terbaik dari pelatihan ini.
2. Rencana Allah bagi Dunia
Menemukan dan mengerti apa yang hendak dilakukan Allah bagi dunia, dan apa yang diharapkan-Nya dari kita.
3. Amanat Agung
rencana Allah yang sudah dinubuatkan, kuasa untuk melakukan tugas, dan ladang untuk dikerjakan, sampai Tuhan datang kembali.
4. Apakah Misi Itu?
Yakinkah Anda kenyataan akan kekekalan, dan akhir yang pasti, surga atau neraka? Apakah manusia benar-benar terhilang, dan mengapa?
5. Janji Misi Allah
Janji dari Allah yang dapat Anda warisi melalui iman, untuk menjadi berkat bagi bangsa-bangsa sekarang.
6. Menyelesaikan Tugas
Menemukan banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjangkau ujung-ujung bumi bagi Kerajaan Allah.
7. Orang-orang yang Belum Terjangkau
Sangat dekat dengan gereja di negara-negara miskin. Siapakah yang pertama-tama akan menyelesaikan Amanat Agung?
8. Menjangkau yang Belum Terjangkau
Memahami mengapa dan bagaimana menjangkau kaum yang belum terjangkau oleh Injil Yesus Kristus.
9. Yesus, Misionaris Allah
Misi inkarnasi; cara Yesus melakukannya; pasukan misi di zaman ini, petunjuk untuk berkomunikasi dengan orang asing.
10. Mengapa Ada Orang Miskin, Bahkan Sangat Miskin?
Apakah itu kesalahan mereka, atau adakah alasan lain? Bagaimana Yesus berkata, "Diberkatilah, hai kamu yang miskin”?
11. Diurapi untuk Orang Miskin
Siapakah yang telah dipilih oleh Allah untuk dipakai-Nya membawakan perubahan yang kekal bagi kaum miskin?

Sekolah Pemuridan

1. Perkenalan
Penjelasan sederhana dan ringkas tentang pelatihan, isi dan cara memperoleh yang terbaik dari pelatihan ini.
2. Langkah-langkah Awal
Pertobatan, baptisan, menerima Roh Kudus, bergabung dengan keluarga Allah. Langkah awal sebagai orang Kristen
3. Merasa Yakin
Alkitab memberitahu kita dengan banyak cara, bahwa kini kita adalah milik Yesus sepenuhnya dan untuk selamanya.
4. Roh Kudus
Dipenuhi Roh Kudus, bukan hanya sesekali tetapi terus-menerus, sebagai kebutuhan utama bagi orang Kristen.
5. Doa
Langkah-langkah praktis untuk berdoa, dari perkataan Tuhan Yesus Kristus setelah diminta oleh murid-murid-Nya, "Ajarlah kami berdoa".
6. Firman Allah
Bagaimana memahami Firman Allah yang Hidup? Bagaimana Firman Allah bekerja di dalam kehidupan kita.
7. Merenungkan Firman
Menyingkapkan harta karun Firman Allah yang berlimpah-limpah, untuk menolong Anda mendengar suara-Nya.
8. Mendengar Suara Allah
Bagaimana mendengar suara Allah melalui berbagai cara, baik yang biasa maupun secara supranatural.
9. Penyembahan
Allah mencari penyembah-penyembah, bukan anggota gereja semata-mata. Pahami dan praktikkanlah setiap hari.
10. Kehidupan Iman
Apakah iman itu? Apa yang dikatakan Alkitab tentang iman; dari mana iman berasal, dan bagaimana melepaskan iman Anda?
11. Visi
Apakah visi itu? Dan mengapa setiap orang percaya memerlukan visi? Musuh-musuh visi; respons untuk menerima visi dari Allah.
12. Kehidupan yang Berkelimpahan
Tiga langkah dari Allah untuk melepaskan kehidupan yang berkelimpahan ke dalam kehidupan kita.
13. Menjadi seperti Yesus
Menemukan keindahan sifat-sifat Yesus, dan apa rencana Roh Kudus untuk membuat Anda menjadi semakin serupa dengan Yesus.
14. Kekudusan
Kekudusan tidak datang dari peraturan-peraturan, melainkan dari berdiamnya Roh Kudus di dalam diri kita.
15. Penderitaan
Alasan-alasan penderitaan, manfaat penderitaan, di manakah Allah pada waktu penderitaan? Pengharapan dalam penderitaan
16. Otoritas dalam Gereja
Mempelajari tujuh tingkat otoritas dalam kehidupan kita; garis berkat dari Allah, serta arti penundukan diri.
17. Kasih
Bagaimana kita dapat mengasihi orang-orang seperti diperintahkan Tuhan, termasuk ke diri Anda sendiri.
18. Kedatangan Kristus Kedua Kali
Tanda-tanda yang menunjuk kedatangan kembali Kristus yang tidak akan lama lagi, bagaimana mempercepat kedatangan-Nya.


Sekolah Kepemimpinan

1. Perkenalan
Penjelasan sederhana dan ringkas tentang pelatihan, isi dan cara memperoleh yang terbaik dari pelatihan ini.
2. Panggilan Pertama: Menjadi Murid
Mengasihi Allah; memikul salib; mengikut Yesus; meninggalkan segala sesuatu untuk hidup bagi Allah.
3. Panggilan Allah
Panggilan Allah, dipanggil untuk mengikut Yesus, tiga respons kepada Allah, tiga tahap pengenalan akan kehendak Allah.
4. Siapa yang Dipanggil Allah?
Manusia mencari yang kuat, pandai dan kaya, tetapi siapakah yang dipilih, dipakai dan diubahkan Allah?
5. Penumpangan Tangan
Salah satu dari dasar iman, impartasi kuasa Allah untuk memberitakan Injil, menyembuhkan dan memberkati.
6. Ketekunan
Apakah yang selama ini masih menahan Anda dari menanggapi panggilan Allah? Ketekunan Anda akan membuahkan berkat.
7. Hukum Persiapan
memahami tujuan hidup, menguasai lidah; hati seorang murid; karakter pemimpin; dan pernyataan lulus dari Allah yang luar biasa.
8. Melangkah Keluar
Mengatur perjalanan iman Anda sesudah mendengarkan dan menaati panggilan Allah atas hidup Anda.
9. Puasa yang Benar
Apakah puasa menyukakan hati Allah? Puasa yang benar yang dikehendaki Allah tidak banyak kaitannya dengan makanan.
10. Belajar Setia
Setia dalam perkara kecil; kepada mereka yang membutuhkan, saat mengalami kerugian; dalam hubungan, dalam mengikuti aturan.
11. Pencobaan Membawa Pengujian
Harta, takhta, wanita; mengatasi kesombongan; kelelahan; seksualitas dan uang di dalam kehidupan Anda.
12. Mengatasi Sikap Tawar Hati
Mengapa kita mengalami tawar hati, dan bagaimana kita dan Tuhan bekerjasama untuk mengalahkannya.
13. Kesepian dalam Kepemimpinan
Bapa, Anak dan Roh Kudus menunjukkan kita model terbaik bagi kepemimpinan gereja. Kita tidak pernah melayani sendirian.
14. Mengatur Waktu
Menggunakan waktu dengan bijak bagi Allah, keluarga, istirahat dan rekreasi; bekerja dengan efisien.
15. Tujuan Hidup
Menolak nasib; berpegang teguh pada tujuan dan rencana Allah dalam kehidupan kita sebagai orang percaya.
16. Kisah Kerajaan
Warisan besar dari zaman pra-sejarah hingga zaman kemuliaan yang akan datang, kisah kerajaan yang tidak pernah basi.
17. Kemuliaan Kerajaan
Ikutilah perjalanan ke dalam Kerajaan Allah dan dapatkan kilasan keindahan Sang Raja, kemuliaan kerajaan-Nya.
18. Kedatangan Kerajaan
Di waktu lampau, waktu sekarang atau  yang akan datang? Bagaimana Anda mengetahui kalau Kerajaan itu sudah dekat?
19. Kerajaan yang Penuh Berkat
Kita melihat Konstitusi Kerajaan, dan kita mengetahui bahwa beberapa orang diberkati secara khusus.
20. Misi Kerajaan
Bila Kerajaan Allah maju, maka kerajaan kegelapan pun dikalahkan. Pahamilah misi-Nya yang mengikutsertakan Anda.
21. Kerajaan yang Disatukan
Mengungkapkan apa yang dapat kita lakukan agar kita menjadi satu seperti Dia, dan dunia menjadi percaya.
22. Kerajaan atau Bencana?
Prioritas Kerajaan atau sistem nilai Babilon. Satu yang sudah ditentukan untuk binasa, dan keputusan yang salah akan berakibat fatal.

Sekolah Pertumbuhan Gereja

1. Perkenalan
Penjelasan sederhana dan ringkas tentang pelatihan, isi dan cara memperoleh yang terbaik dari pelatihan ini.
2. Gereja yang Bertumbuh
Bagaimana wujud sebuah gereja yang baik? Dapatkan beberapa jawaban secara rohani dan praktis di sini.
3. Gereja yang Menuai
Mempersiapkan diri untuk mengumpulkan tuaian akhir zaman. Bertahan terhadap setiap perlawanan.
4. Gereja Pelayan
Model kepemimpinan pelayan Perjanjian Baru, berlawanan dengan pemerintahan dari dunia sekuler dan dunia agamawi.
5. Gereja yang Bermultiplikasi
Cara praktis untuk menjadikan ribuan petobat baru menjadi murid-murid tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
6. Gereja Induk
Memenangkan satu jiwa itu sangat baik, tetapi tidaklah cukup bila dilihat dari pertambahan jumlah penduduk sekarang.
7. Gereja Sel
Mengatasi biaya gedung, menjanjikan ekspansi yang tak terbatas, memobilisasi banyak orang, memberikan perlindungan dari aniaya.
8. Gereja yang Hidup
Apakah gereja itu? Dan apa yang terjadi di dalamnya? Memahami suatu komunitas baru dan karunia-karunia Allah bagi umat-Nya.
9. Gereja yang Dipimpin Roh Kudus
Siapa Roh Kudus dan bagaimana bersekutu dengan-Nya, apa saja yang dikerjakan-Nya dan maknanya bagi hidup Anda.
10. Gereja yang Militan
Melihat dua kerajaan yang sangat berbeda dan saling berlawanan. Mempelajari musuh kita dan menelanjangi segala strateginya.
11. Gereja Rasuli
Adakah rasul-rasul untuk zaman sekarang? Dan jika ada, siapakah mereka, dan apa saja yang mereka kerjakan.
12. Gereja Komunitas
Memobilisasi setiap anggota untuk menjangkau lingkungan komunitas mereka masing-masing bahkan lingkungan yang lebih luas.
13. Gereja Misioner
Memiliki gereja kelas dunia berarti memiliki sasaran doa, melatih, memberi, pergi dan mengutus.
14. Gereja yang Mengutus
Bagaimana Anda dapat menjadi penjala manusia, memahami tanggung jawab gereja untuk mengutus.
15. Gereja yang Mengubahkan Dunia
Allah menginginkan rumah-Nya menjadi rumah doa bagi bangsa-bangsa, yaitu orang-orang dan gereja-gerejanya di dalamnya.


16. Gereja Kebangunan Rohani
Kebangunan rohani adalah impian setiap orang percaya, tetapi bagaimanakah hal itu dapat terjadi? Sulitkah hal itu dicapai?

Sekolah Uang

1. Perkenalan
Penjelasan sederhana dan ringkas tentang pelatihan, isi dan cara memperoleh yang terbaik dari pelatihan ini.
2. Memerangi Kemiskinan
Mengatasi tipu daya kemiskinan yang tak terelakkan, memerangi kemiskinan seperti memerangi penyakit.
3. Dari Kelaparan kepada Kelimpahan
Beralih dari keadaan kelaparan kepada keadaan kecukupa, baik untuk diri sendiri maupun banyak orang lain.
4. Mata Uang Kerajaan Allah
Membeli makanan dan minuman tanpa uang, menerima berkat yang besar dengan menggunakan mata uang yang berbeda.
5. Kunci Kerajaan Allah
Berbicara kepada gunung-gunung dan sungai-sungai, mematahkan kutuk, mengikat dan melepaskan, memberi dan menerima.
6. Ekonomi Kerajaan Allah
Berbagai macam cara Allah memberkati umat-Nya melalui penghasilan, pengelolaan dan pembelanjaan uang secara benar.
7. Skandal Pemborosan Orang Kristen
Fakta tentang pemborosan Kristen sekarang ini sementara orang-orang tak terjangkau dan tak terbina yang kelaparan tetap terabaikan.
8. Pekerja Jam Kesebelas
Beberapa dari antara kita masih memilih untuk tinggal di luar sebagai peminta-minta dan orang upahan.
9. Bagaimana Yesus Hidup?
Yesus mempunyai orang-orang yang kelaparan dan seorang bendahara, jadi dari mana uang itu datang?
10. Menggalang Dukungan
Menemukan cara mencari dukungan bagi misi Anda, dengan menggalang teman dan bukan menggalang dana.
11. Seminar Galang Dukungan
Sepuluh tips berdasarkan 30 tahun pengalaman kami dalam menggalang dukungan untuk proyek-proyek misi.


12. Bisnis Kerajaan Allah
Beberapa orang dipanggil dan diberikan karunia bukan untuk berada di mimbar melainkan di dunia bisnis.

Pelayanan Praktis bagi Kaum Miskin


Bank bagi Kaum Miskin 
Salah satu yang kami lakukan yang paling indah dan berhasil, dan telah mengubahkan kehidupan bagi para janda, yatim piatu, dan kaum miskin di Afrika dan Asia, dengan biaya yang relatif kecil. Pinjaman mikro dengan bunga nol atau sangat rendah akan memberikan pemasukan lokal bagi mereka. Bank Kambing, Lele, Ayam, Kelinci, Sayur Mayur, di bawah pendampingan SEM FARM, Pionir Urban Farming di Indonesia,  memberikan harapan baru bagi ratusan anak yatim piatu.
Bisnis untuk Misi
Menyerap tenaga kerja di negara dunia berkembang dan penggalangan dana lokal untuk menjangkau yang terhilang, terbuang dan terabaikan. Kami membuat obat-obat tradisional yang manjur untuk kesehatan masyarakat perkotaan seperti HERBAIL BCLMJ, BawangPutih CukaApel Lemon Madu Jahe.  Kami juga menyediakan Nasi Kotak dan Catering, yang dikerjakan oleh masyarakat sekitar Pusat Kegiatan kami, untuk kepentingan Pesta, Rapat, Pertemuan, Pelatihan, Seminar, Ulang Tahun, dan Acara yang membutuhkan makanan dan snack. Bahkan bersama mitra kami membuka pasar untuk berjualan bagi para pengusaha mikro di Ibukota.
Pesta bagi Kaum Miskin
Kami mengadakan pesta Natal di berbagai negara di dunia berkembang dan mengundang ribuan janda, anak yatim piatu, orang-orang cacat, penderita AIDS, dan anak-anak jalanan untuk bersama-sama berpesta, makan, minum, menari, menyanyi, menonton drama dan berdoa.
Toko bagi Kaum Miskin


Silakan beli seekor kambing, atau satu paket budidaya lele atau ayam atau kelinci atau sayur mayur untuk seorang anak yatim piatu, seharga Rp500.000,- atau Rp 1.000.000,-; silakan beli sebuah mesin jahit, silakan beli bank untuk kaum miskin, ada banyak barang yang dapat Anda beli dengan harga murah, dan turut serta mengubahkan dunia. Atau Cukup Beli HERBAL MAMI. 


Sekolah Ekonomi Kerajaan Allah


SEMUA SEKOLAH DI ATAS GRATIS: BELAJAR SENDIRI

UNTUK MENDAPATKAN DIPLOMA DI BAWAH BIMBINGAN MENTOR (DOSEN PEMBIMBING)

BIAYA:

Pendaftaran: Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah)
Iuran Bulanan: Rp 100.000,-(seratus ribu)

Wisuda: diumumkan pada saat mendaftar wisuda ... dapat dilakukan pada saat PELUNCURAN PELAYANAN HOLISTIK YANG AKAN ANDA JALANI DALAM KEHIDUPAN ANDA BERIKUTNYA ....


LEMSAKTI, berdasarkan Keputusan Dirjen Bimas Kristen, Kementerian Agama menyelenggarakan Program Indonesia Cerdas dan Rohani. Perpaduan upaya pencerdasan dan pembangunan kerohanian umat Kristen salah satunya dilakukan melalui Pendidikan Tinggi Non Formal Lemsakti. Pendidikan Non-Formal Lemsakti dilaksanakan dengan cara: belajar mengenal panggilan diri, melengkapi kompetensi, berkarya, dan penyempurnaan berkelanjutan.

Kami mengharapkan, sekali Anda mendaftar di salah satu program pendidikan dan pelatihan yang tersedia di Lemsakti, Anda sekaligus menjadi keluarga kami. Kita menjadi keluarga besar dalam kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus.

Model Pembelajaran berkelanjutan seumur hidup dalam hubungan kekeluargaan, tidak mungkin diberikan oleh suatu pendidikan formal. Pendidikan informal berlangsung otomatis di lingkungan keluarga, namun sering memiliki keterbatasan dibandingkan dengan pendidikan non-formal. 

Kami memilih model pendidikan non-formal, karena Yesus Kristus, yang menjadi model, panutan, dan teladan semua umat Kristen juga melakukan pendidikan non-formal. 


KOMPETENSI HOLISTIK MINISTER 

 Pengertian Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seorang individu untuk melakukan pekerjaan dengan benar. Suatu kompetensi adalah seperangkat perilaku yang ditetapkan sebagai panduan terstruktur yang  memungkinkan identifikasi, evaluasi dan pengembangan perilaku di masing-masing individu.
Beberapa ahli melihat "kompetensi" sebagai kombinasi pengetahuan praktis dan teoritis, keterampilan kognitif, perilaku dan nilai-nilai yang digunakan untuk meningkatkan kinerja; atau sebagai kenyataan atau kualitas yang memadai atau berkualitas baik, memiliki kemampuan untuk melakukan peran tertentu. Misalnya, kompetensi Minister mungkin termasuk sistem berpikir dan kecerdasan emosional, dan keterampilan dalam pengaruh dan negosiasi. Tetapi, kompetensi yang utama adalah intensitas hubungan dirinya dengan Allah.
Kompetensi juga digunakan sebagai deskripsi yang lebih umum tentang persyaratan manusia dalam organisasi dan masyarakat.

Hirarki Kompetensi

Kompetensi kadang-kadang ditunjukkan dalam aksi dalam situasi dan konteks yang berbeda pada waktu berikutnya seseorang harus bertindak. Dalam keadaan darurat, orang yang berkompeten dapat bereaksi terhadap situasi berikut perilaku mereka sebelumnya telah ditemukan untuk berhasil. Untuk menjadi kompeten seseorang perlu untuk dapat menafsirkan situasi dalam konteks dan memiliki repertoar tindakan yang mungkin untuk diambil dan telah dilatih dalam tindakan repertoar, jika ini adalah relevan. Terlepas dari pelatihan, kompetensi akan tumbuh melalui pengalaman dan intensitas seorang individu belajar dan beradaptasi.
Kompetensi memiliki arti yang berbeda, dan tetap menjadi salah satu istilah yang paling menyebar di sektor pengembangan manajemen, literatur organisasi dan pekerjaan.
Kompetensi adalah apa yang orang butuhkan untuk menjadi sukses dalam pekerjaan mereka. Kompetensi pekerjaan tidak sama dengan tugas pekerjaan. Kompetensi mencakup semua pengetahuan terkait, keterampilan, kemampuan, dan atribut yang membentuk pekerjaan seseorang. Ini seperangkat kualitas konteks spesifik berkorelasi dengan kinerja pekerjaan yang unggul dan dapat digunakan sebagai standar yang mengukur prestasi kerja serta untuk mengembangkan, merekrut, dan mempekerjakan individu.
Kompetensi dan model kompetensi mungkin berlaku untuk semua individu dalam suatu organisasi atau mereka pada posisi tertentu. Mengidentifikasi kompetensi individu dapat berkontribusi terhadap peningkatan kinerja organisasi. Kompetensi akan paling efektif jika memenuhi beberapa standar penting, termasuk hubungan dan leverage ke dalam sistem sumber daya manusia organisasi
Kompetensi inti membedakan suatu organisasi dalam kompetisi dan menciptakan keunggulan kompetitif organisasi di masyarakat. Suatu kompetensi inti organisasi adalah kekuatan strategis.
Kompetensi memberikan organisasi dengan cara bagaimaa menentukan perilaku apa yang orang perlu lakukan untuk menghasilkan hasil yang organisasi inginkan, dengan cara yang ditetapkan dengan budaya mereka. Dengan memiliki kompetensi yang ditetapkan dalam organisasi, memungkinkan individu untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan supaya menjadi produktif. Ketika didefinisikan dengan benar, kompetensi, memungkinkan organisasi untuk mengevaluasi sejauh mana perilaku-perilaku individu menunjukkan kesesuian dan di mana mereka mungkin kurang. Untuk kompetensi mana yang individu kurang, mereka bisa belajar. Hal ini akan memungkinkan organisasi untuk mengetahui potensi sumber apa yang mereka perlu untuk membantu individu mengembangkan dan mempelajari kompetensi mereka. Kompetensi dapat membedakan organisasi Anda dengan pesaing Anda. Sementara dua organisasi mungkin sama dalam menghasilkan jumlah anggota atau keuangan, tetapi cara yang digunakan untuk mencapai hasilnya, dapat berbeda berdasarkan pada kompetensi yang sesuai dengan strategi tertentu dan budaya organisasi masing-masing. Terakhir, kompetensi dapat menyediakan model terstruktur yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan praktik manajemen di seluruh organisasi. Kompetensi akan menyelaraskan cara merekrut mereka, manajemen kinerja, pelatihan dan praktek pembangunan dan reward untuk memperkuat perilaku kunci yang merupakan nilai-nilai penting bagi organisasi.

Pengertian Holistik

Holistik menggabungkan konsep holisme, yaitu gagasan bahwa keseluruhan lebih dari sekedar jumlah bagian-bagiannya, dalam teori maupun praktek:
Holisme (dari holos ὅλος Junani "semua, seluruh, keseluruhan") adalah gagasan bahwa sistem (fisik, biologi, kimia, sosial, ekonomi, mental, linguistik, dll) dan sifat mereka harus dilihat sebagai keseluruhan, bukan sebagai koleksi atau kumpulan bagian-bagian. Ini sering mencakup pandangan bahwa sistem berfungsi sebagai keutuhan dan fungsi mereka tidak dapat sepenuhnya dipahami hanya dari segi komponen mereka.
Istilah holisme ini diciptakan oleh J.C. Smuts di Holisme dan Evolution. Opini Smuts tentang holisme adalah konsep yang mewakili semua keutuhan di alam semesta, dan itu adalah faktor penyebab keutuhan itu menandakan faktor-faktor nyata di alam semesta. Selanjutnya, holisme juga melambangkan teori alam semesta sama seperti materialisme dan spiritualisme; bahwa realitas tertinggi di alam semesta bukan materi atau roh tetapi keutuhan sebagaimana didefinisikan dalam holisme dan evolution. Sementara ia menawarkan definisi yang berbeda, Smuts jelas menyatakan pendapatnya bahwa penggunaan primer dan tepat adalah untuk menunjukkan totalitas keutuhan yang beroperasi sebagai faktor nyata dan memberikan kepada realitas karakter kreatif evolusi dinamis selain dari gagasan bahwa keseluruhan lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya. Identifikasi sumber-sumber sekunder otoritatif menguatkan definisi Smuts. Ketika elaborasi untuk kategori mental, pribadi dan sosial yang disediakan, kasus yang dibuat, bahwa holisme adalah ontologi monistik bonafide.

Minister

Minister diterjemahkan secara umum sebagai walaupun dalam KeKristenan sering dipergunakan istilah pelayanan. Orang yang melakukan pelayanan disebut Minister atau dalam pemerintahan adalah Menteri.

Kementerian Lima Kali Lipat

Kementerian Lima Kali Lipat atau Pelayanan Lima Jawatan adalah keyakinan Kristen Karismatik dan Kristen Injili bahwa Lima Kantor disebutkan dalam Efesus (Efesus 4:11), yaitu orang-orang dari rasul, nabi, penginjil, gembala (atau "pendeta") dan guru, tetap aktif dan kantor berlaku di Gereja Kristen kontemporer.
Kristen non-karismatik juga dapat mempertimbangkan peran-peran ini, dan lain-lain, aktif dan  valid, tetapi istilah "lima kali lipat pelayanan" terutama terkait dengan keyakinan pantekosta. Penganut eklesiologi ini juga dapat menegaskan kelanjutan dari  hadiah karismatik di Gereja modern, atau mungkin berpegang pada konsep "orang hujan akhir" pencurahan karunia Roh Kudus, sementara aliran yang berlawanan umumnya memegang keyakinan cessationist.

Lima Kantor dalam Perjanjian Baru

Efesus 4:11 mengacu pada lima kantor di Gereja: rasul, nabi, penginjil, gembala dan guru. Bagian lain juga menyebut hal ini sebagai karunia rohani. Roma 12: 4-8, misalnya, termasuk mengajar dan bernubuat sebagai karunia rohani, dan 1 Korintus 12 daftar rasul, nabi dan guru dalam konteks karunia rohani. 1 Korintus 14 memberikan petunjuk tentang penggunaan yang tepat dari nubuat dalam pertemuan Gereja.
Namun, ada pihak yang keberatan terhadap penggunaan penafsiran Efesus. 4:11, karena  dalam pembicaraan ayat ini mereka berpendapat tentang peristiwa satu kali di masa lalu ("dan dia memberi"), ketika Kristus naik ke surga (Efesus 4: 8-10) dan kemudian pada hari Pentakosta dicurahkan karunia-karunia awal pada Gereja, memberikan kepada Gereja para rasul, nabi, penginjil, gembala, dan guru (atau pendeta dan guru). Apakah Kristus kemudian akan memberikan lebih banyak orang untuk masing-masing kantor ini tidak dapat memutuskan dari ayat ini saja tetapi harus diputuskan berdasarkan ajaran Perjanjian Baru lainnya pada sifat kantor ini dan apakah mereka diharapkan untuk melanjutkan. Sementara ada nabi lain, penginjil, dan gembala-guru yang didirikan oleh Kristus di seluruh Gereja-Gereja awal, hanya ada satu Rasul lainnya diberikan setelah waktu awal ini (Paulus, "terakhir dari semuanya," dalam keadaan yang tidak biasa pada saat berada di jalan ke Damaskus).

Kualifikasi

Paulus mengacu pada "tanda-tanda" dari seorang rasul dalam 2 Korintus 12: 11-12, dan mencatat bahwa ia lakukan ini "dengan tanda-tanda dan keajaiban dan mujizat" (NIV). Beberapa berpendapat bahwa dalam 1 Korintus 9:1, Paulus menunjukkan bahwa setelah melihat Yesus adalah kualifikasi menjadi seorang Rasul sementara lawan keyakinan ini berpendapat bahwa ia hanya membela otoritas untuk membuat laporan dari nats Pasal sebelumnya mengenai dosa dan anugerah. Paulus juga mencatat dalam 1 Korintus 9: 2 bahwa Korintus adalah "segel" atau bukti dari dari kerasulannya.
Kualifikasi Penilik tercantum dalam 1 Timotius 3: 2-7 dan Titus 1:6-9. Ini terutama moral, dengan kualifikasi tambahan menjadi "mampu mengajar”.

Orang Perjanjian Baru

Sejumlah orang di Perjanjian Baru dikatakan memegang salah satu atau lebih dari kantor tersebut:
Rasul: Dua Belas (Lukas 6: 13-16), Matthias (Kisah Para Rasul 1: 24-26), Paulus (Galatia 1: 1), Barnabas (Kis 14:14), Andronikus dan Yunias (Roma 16: 7).
Nabi: Organisasi dari Yerusalem (Kisah Para Rasul 11: 27-28), Agabus (Kisah Para Rasul 21: 10-11), Yudas dan Silas (Kisah Para Rasul 15:32) dan Anak-Anak Perempuan Filipus (Kis 21: 9)
Guru: Apolos (Kis 18:25), Paulus (2 Timotius 1:11)
Penginjil: Philip (Kisah Para Rasul 21: 9)
Selain ini, Kisah Para Rasul 13: 1-3 mendaftar beberapa "nabi dan guru" di Antiokhia: Barnabas dan Simeon Yang Disebut Niger, Lukius dari Kirene, Menahem dan Saulus.

Sejarah

Setelah penutupan umur era apostolik, penulis Kristen masih menyebut keberadaan nabi. Misalnya, Irenaeus menulis percaya abad kedua dengan karunia nubuat, sementara Tertullian, menulis dari pertemuan Gereja dari Montanis, dijelaskan secara rinci praktek nubuat dalam Gereja abad kedua. Pengajaran Edward Irving dan munculnya Apostolik Gereja Katolik pada tahun 1832 menandai gerakan awal apa yang sering dicap sebagai Lima Kali Lipat Pelayanan. Gereja menahbiskan belasan Rasul dan memiliki pemahaman tertentu dari peran nabi, penginjil, gembala dan guru.
Tren ini mengambil uap pada tahun 1948 dengan Gerakan Hujan Akhir, memberikan penekanan yang diperbaharui untuk Pelayanan Lima Kali Lipat, dan segera setelah itu diteruskan dengan gerakan-gerakan Karismatik dan Gelombang Ketiga, yang dipimpin oleh tokoh-tokoh seperti C. Peter Wagner, yang kini menjadi tokoh terkemuka dalam apa yang dikenal sebagai Reformasi Kerasulan Baru, yang menekankan kebutuhan khusus untuk kepemimpinan Apostolik di Gereja, di antara pengurapan lima kali lipat lainnya.
Baru-baru ini, Alan Hirsch dan Michael Frost telah menciptakan akronim APEPT untuk merujuk kepada rasul, nabi, penginjil, pendeta dan guru. Dalam edisi revisi dari pekerjaan mereka, mereka telah menyesuaikan akronim untuk APEST: Rasul, Nabi, Penginjil, Gembala dan Guru. Dalam agama Kristen, seorang Menteri adalah orang yang diberi wewenang oleh Gereja, atau Organisasi Keagamaan lainnya, untuk melakukan fungsi-fungsi seperti ajaran keyakinan; layanan terkemuka seperti pernikahan, pembaptisan atau pemakaman; atau memberikan bimbingan rohani kepada masyarakat. Istilah ini diambil dari Menteri, bahasa Latin ("hamba", "petugas",”pelayan”), istilah itu sendiri berasal dari minus ("kurang").
Di Gereja Katolik, konsep Imamat yang ditekankan. Di Gereja-Gereja Protestan, jabatan biasanya mengacu pada anggota dari Pendeta ditahbiskan yang memimpin Jemaat atau berpartisipasi dalam peran pelayanan Parachurch; orang tersebut juga dapat disebut seorang Pendeta, Pastor, Gembala, Uskup, Pengerja atau Penatua.
Banyak Menteri yang ditata atau dikenal sebagai "The Reverend", namun beberapa menggunakan "Pastor" sebagai nama jabatan, dan lain-lain tidak menggunakan bentuk spesifik dari jabatan keimaman atau Kementerian Kristen.
Imam dipanggil untuk menjadi hamba dan Gembala di antara orang-orang kepada siapa mereka dikirim. Dengan Uskup mereka dan sesama Menteri, mereka memberitakan Firman Tuhan dan untuk melihat tanda-tanda penciptaan baru Allah. Mereka menjadi Utusan, Penjaga dan Pelayan Tuhan; mereka mengajar dan menegur, memberi makan dan menyediakan untuk keluarganya, untuk mencari anak-anaknya di padang gurun yang tersesat oleh godaan dunia ini, dan untuk membimbing mereka yang mengalami kebingungan, bahwa mereka dapat diselamatkan melalui Kristus untuk selama-lamanya. Dibentuk oleh Firman, mereka memanggil pendengar mereka untuk bertobat dan menyatakan dalam Nama Kristus absolusi dan pengampunan dosa-dosa mereka.
Dengan Orang-Orang Kudus, mereka menceritakan kisah kasih Allah. Mereka membaptis murid baru dalam Nama Bapa, Dan Anak, Dan Roh Kudus, dan berjalan dengan mereka di jalan Kristus, memelihara mereka di dalam iman. Mereka menyingkapkan Kitab Suci, untuk memberitakan Injil di musim dan keluar dari musim, dan untuk menyatakan tindakan Tuhan Yang Kuat. Mereka memimpin di MEJA TUHAN dan memimpin umat-Nya dalam ibadah, menawarkan kepada mereka korban spiritual pujian dan ucapan syukur. Mereka memberkati orang-orang dalam Nama Tuhan. Mereka melawan kejahatan, mendukung yang lemah, membela orang miskin, dan berdoa bagi semua yang membutuhkan. Mereka harus melayani orang sakit dan mempersiapkan yang sekarat untuk kematian mereka. Dibimbing oleh Roh, mereka membedakan dan mendorong karunia semua Umat Allah, bahwa seluruh Gereja dapat dibangun dalam kesatuan dan iman.

Menteri dapat melakukan beberapa atau semua tugas sebagai berikut:

  1. Membantu dalam mengkoordinasikan relawan dan kelompok masyarakat Gereja.
  2. Membantu dalam layanan administrasi umum.
  3. Melakukan upacara pernikahan, pemakaman dan upacara peringatan, berpartisipasi dalam pentahbisan Pendeta lainnya, dan mengkonfirmasikan orang-orang muda sebagai anggota Gereja lokal.
  4. Mendorong upaya Gereja lokal.
  5. Terlibat dalam kegiatan kesejahteraan dan layanan komunitas masyarakat.
  6. Membangun Gereja-Gereja lokal baru.
  7. Menyimpan catatan seperti yang dipersyaratkan oleh hukum sipil atau Gereja.
  8. Membuat Rencana dan perilaku pelayanan ibadah umum.
  9. Berkhotbah.
  10. Berdoa dan mendorong orang lain untuk menjadi teosentris (yaitu, terfokus Allah).
  11. Memimpin Sakramen (juga disebut Tata Cara Ibadah) dari Gereja. Seperti:
  12. Perjamuan Tuhan (nama dan ibadah yang diambil dari 1 Korintus 11:20), juga dikenal sebagai Meja Tuhan (diambil dari 1 Korintus 10:21), atau Perjamuan Kudus, dan
  13. Baptisan dewasa dan / atau anak-anak (tergantung pada denominasi)
  14. Memberikan kepemimpinan untuk Jemaat, Paroki atau Gereja Komunitas, hal ini dapat dilakukan sebagai bagian dari suatu tim dengan orang-orang awam dalam peran seperti orang tua.
  15. Merujuk orang untuk layanan dukungan masyarakat, psikolog atau dokter.
  16. Penelitian dan studi agama, kitab suci dan teologi.
  17. Mengawasi doa dan diskusi kelompok, retret dan seminar, dan memberikan pelajaran agama.
  18. Mengajar pada mata pelajaran agama, spiritual dan teologis.
  19. Melatih para pemimpin Gereja, masyarakat dan kepemimpinan pemuda.
  20. Bekerja pada pengembangan hubungan dan jaringan dalam komunitas agama.
  21. Memberikan pelayanan pastoral dalam berbagai konteks.
  22. Memberikan dukungan pribadi kepada orang dalam krisis, seperti sakit, kematian dan perpecahan keluarga, misalnya dalam bentuk konseling.
  23. Mengunjungi orang sakit dan lanjut usia untuk nasihat dan menghibur mereka dan keluarga mereka.
  24. Mengelola ritus terakhir ketika ditunjuk untuk melakukannya.
  25. Gaya pertama pelayanan para Menteri adalah pelatih gaya pemain. Dalam gaya ini, pendeta adalah "peserta dalam semua proses yang menggunakan Gereja untuk menjangkau orang-orang dan melihat mereka berubah”.
  26. Gaya kedua para Menteri adalah gaya mendelegasikan, di mana Menteri mengembangkan kemampuan anggota Gereja untuk menunjukkan bahwa mereka dapat dipercaya.
  27. Gaya ketiga pelayanan para Menteri adalah gaya penyutradaraan di mana Menteri memberikan petunjuk khusus dan kemudian mengawasi Jemaat dengan erat.
  28. Yang terakhir dan keempat gaya pelayanan para Menteri adalah gaya kombinasi, yang memungkinkan pelayanan para Menteri directional kepada anggota staf pastoral.
  29. Menyebutkan doa keselamatan bagi mereka yang tertarik untuk menjadi seorang Kristen, orang percaya.
Salah satu referensi yang paling jelas ditemukan dalam 1 Timotius 3: 1-16, yang menguraikan persyaratan seorang Uskup (Episcope: Koine ἐπισκωπη yunani, diartikan sebagai Sesepuh atau Penatua atau Sintua oleh beberapa denominasi):
Ini adalah pepatah benar, jika seorang pria menginginkan jabatan Uskup, dia menghendaki pekerjaan yang baik. Seorang Uskup, harus tidak bercacat, suami dari satu istri, waspada, sadar, perilaku yang baik, memberi tumpangan, cakap mengajar; tidak peminum anggur, tidak ada striker, tidak serakah dari uang; tetapi penyabar, bukan petarung, tidak tamak; salah satu yang mengatur baik rumah sendiri, memiliki anak-anaknya tunduk dengan semua didikannya; (sebab jika seorang pria tidak tahu bagaimana mengatur rumahnya sendiri, bagaimana ia mampu bagaimana ia harus mengurus Jemaat Allah?) Tidak seorang pemula, jangan sampai diangkat dengan bangga dan sombong ia kemudian jatuh ke dalam hukuman iblis. Selain itu ia harus memiliki laporan baik dari mereka yang tanpa cacat dan noda; supaya ia jangan jatuh ke dalam celaan dan jerat iblis. Demikian juga Diaken harus menjadi tempat penampungan, tidak bercabang lidah, tidak peminum anggur, tidak serakah dari uang; memegang misteri iman dalam hati nurani yang murni. Dan biarkan ini juga, pertama harus dibuktikan; kemudian membiarkan mereka menggunakan kantor diakon, yang ditemukan tidak bersalah. Meski begitu harus istri mereka menjadi tempat penampungan, bukan pemfitnah, mabuk, setia dalam segala hal. Biarkan diaken menjadi suami dari satu isteri, yang berkuasa atas anak-anak mereka dan mengatur rumah mereka sendiri dengan baik.
- King James Version (Terjemahan Bebas)

Nama Terkait Dan Jenis Pelayanan Menteri Kristen



Tidak ada komentar:

Posting Komentar